Budaya

Tradisi Tahunan di Desa Tolbuk, Kecamatan Klampis, Bangkalan: Rokat Makam, Tradisi yang Tetap Dijaga Menjelang Ramadan

11 January 2026 Diposting oleh Admin
Desa Tolbuk merupakan salah satu desa di wilayah Klampis yang hingga kini masih teguh menjaga tradisi leluhur. Setiap menjelang bulan suci Ramadhan, masyarakat Tolbuk di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, melaksanakan tradisi Rokat Makam. Tradisi Tolbuk ini telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dari kehidupan sosial serta keagamaan masyarakat Tolbuk. Di tengah perkembangan zaman, warga Tolbuk tetap setia mempertahankan nilai-nilai budaya lokal Madura.
Pelaksanaan Rokat Makam di Tolbuk biasanya dilakukan beberapa minggu sebelum Ramadhan. Sejak pagi hari, warga Tolbuk dari berbagai kalangan berkumpul di area pemakaman umum desa Tolbuk. Tradisi Tolbuk ini diawali dengan kegiatan bersih-bersih makam leluhur, mulai dari menyapu area pemakaman, membersihkan batu nisan, hingga merapikan lingkungan sekitar. Gotong royong menjadi ciri khas masyarakat Tolbuk dalam setiap pelaksanaan tradisi.
Setelah pembersihan makam selesai, masyarakat Tolbuk melaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Pembacaan tahlil dan doa arwah berlangsung dengan khidmat di makam desa Tolbuk. Tradisi Tolbuk ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus permohonan keselamatan dan kelancaran dalam menjalani ibadah Ramadhan. Nilai religius masyarakat Klampis sangat terasa dalam setiap rangkaian acara.
Tidak hanya bernuansa keagamaan, Rokat Makam Tolbuk juga mengandung nilai sosial yang kuat. Seusai doa bersama, warga Tolbuk biasanya menggelar makan bersama. Masing-masing keluarga Tolbuk membawa hidangan dari rumah untuk dinikmati secara bersama-sama. Berbagai makanan khas Madura turut disajikan, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh kebersamaan di tengah masyarakat Tolbuk dan Klampis.
Tokoh masyarakat Tolbuk menuturkan bahwa tradisi ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga Tolbuk. Meski sebagian generasi muda Tolbuk telah mengenal budaya modern, tradisi Rokat Makam tetap diajarkan dan dilibatkan agar nilai budaya lokal Madura tidak hilang. Tradisi Tolbuk ini juga menjadi identitas penting masyarakat desa di wilayah Klampis.
Kepala Desa (klebun) Desa Tolbuk, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, terus mendukung pelestarian Rokat Makam. Menurut mereka, tradisi Tolbuk memiliki nilai budaya yang tinggi dan berperan menjaga keharmonisan sosial masyarakat Bangkalan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat karakter religius warga Tolbuk. Dengan tetap dilaksanakannya Rokat Makam setiap tahun, Tolbuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya Madura. Tradisi Tolbuk bukan hanya ritual menjelang Ramadhan, tetapi juga simbol persatuan, keimanan, dan kearifan lokal masyarakat Tolbuk, Klampis, dan Bangkalan.
Tradisi Rokat Makam di Tolbuk juga menjadi momentum refleksi bersama bagi masyarakat Tolbuk untuk memperbaiki hubungan sosial antarwarga. Di wilayah Klampis, keberlangsungan tradisi Tolbuk ini dinilai mampu menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Kehadiran seluruh lapisan warga Tolbuk menunjukkan kuatnya rasa memiliki terhadap tradisi yang hidup di Klampis. Pemerhati budaya lokal menilai tradisi Tolbuk layak dilestarikan sebagai warisan tak benda khas Klampis. Dengan konsistensi masyarakat Tolbuk, tradisi ini diharapkan terus bertahan dan menjadi kebanggaan wilayah Klampis di masa mendatang.