Hasil Tani

Potensi Hijau Kangkung: Nadi Perekonomian Desa Tolbuk

11 January 2026 Diposting oleh Admin
Desa Tolbuk merupakan salah satu wilayah yang memiliki peran penting dalam sektor agraris di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan Madura. Secara geografis, wilayah Tolbuk didominasi oleh hamparan dataran dengan karakteristik tanah yang unik. Kondisi alam di Tolbuk ini menuntut para petani untuk memiliki keahlian khusus, mengingat posisi geografisnya di Kabupaten Bangkalan Madura. Tanah di Tolbuk sangat cocok untuk budidaya kangkung, menjadikan desa ini pemasok vital bagi pasar di Kecamatan Klampis.

Sistem pertanian di Tolbuk memiliki siklus yang khas. Setiap pagi, aktivitas petani Tolbuk sudah tampak nyata di lahan mereka. Berbeda dengan daerah lain, penanaman dan panen kangkung di Tolbuk umumnya dilakukan satu tahun satu kali. Kearifan lokal petani Tolbuk ini bertujuan menjaga kualitas tanah agar tidak jenuh. Meski frekuensinya terbatas, produktivitas di Tolbuk tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan Kecamatan Klampis. Warga Tolbuk memastikan setiap masa tanam dimanfaatkan secara maksimal agar hasil panen melimpah.

Rahasia keberhasilan petani Tolbuk terletak pada kemandirian benih. Biji yang digunakan di Tolbuk berasal dari bunga kangkung yang sudah tua dan kering, lalu dipanen dan disemai kembali. Proses ini dilakukan teliti oleh warga Tolbuk. Kemandirian bibit di Tolbuk menjamin kualitas tanaman yang lebih adaptif dibanding bibit toko di Kecamatan Klampis. Hasilnya, kangkung Tolbuk tumbuh subur dengan perawatan organik yang konsisten dilakukan masyarakat Tolbuk.

Secara perhitungan ekonomi, kangkung Tolbuk memberikan hasil yang menjanjikan. Untuk luas sawah sekitar 40 x 50 meter, seorang petani Tolbuk bisa mendapatkan lebih dari 400 iket dalam sekali panen. Satu iket kangkung Tolbuk biasanya dijual seharga Rp 5.000. Nilai ini sangat tinggi bagi perekonomian warga Tolbuk. Untuk proses penjualan, hasil panen warga Tolbuk dijual ke pasar-pasar di Kecamatan Klampis seperti hasil tani lainnya. Distribusi ini mencapai pusat Kabupaten Bangkalan Madura.

Pendapatan ini menjadi tumpuan utama keluarga di Tolbuk. Musim panen adalah saat kesibukan di Tolbuk meningkat drastis demi mensuplai permintaan Kecamatan Klampis. Interaksi ekonomi ini memperkuat posisi Tolbuk sebagai lumbung sayur di Kabupaten Bangkalan Madura. Petani Tolbuk terus berharap agar stabilitas harga di Kecamatan Klampis terjaga. Dengan gotong royong, warga Tolbuk saling berbagi ilmu pembibitan. Masa depan pertanian di Tolbuk sangat bergantung pada generasi muda Tolbuk. Pada akhirnya, kangkung Tolbuk membawa cerita cinta masyarakat Tolbuk terhadap tanah kelahiran mereka di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan Madura.